9 Manfaat Kunir yang Perlu Anda Ketahui Menurut Ginanjarherbal

Kunyit atau kunir, yang dalam bahasa latin Curcuma longa Linn. syn. Curcuma domestica Val. adalah salah satu tanaman rempah-rempah dan obat asli yang berasal dari wilayah Asia Tenggara. Tanaman mengalami penyebaran ke daerah Malaysia, Indonesia, Australia hingga Afrika.Kunyit termasuk kedalam kelompok jahe-jahean, Zingiberaceae. Nama lokal kunyit berbeda-beda pada setiap daerah, seperti kurkuma (Belanda),  turmeric (Inggris), kunyit (Indonesia dan Malaysia), konyet (Madura). janar (Banjar), kunir (Jawa), koneng (Sunda).

cara mengolah kunyit
cara mengolah kunyit

Di Indonesia, India serta bangsa Asia lainnya umumnya pernah mengonsumsi tanaman yang satu ini. Pemanfaat kunir biasanya untuk pelengkap bumbu masakan, jamu, menjaga kesehatan dan kecantikan.

Manfaat Kunir Menurut Tim Ginanjar Herbal

Berbicara tentang kunir atau kunyit, pada kesempatan ini penulis akan mengulas tentang berbagai manfaat dari kunyit. Apa saja itu? Simak penjelasan Ginanjarherbal Berikut:

  1. Mengurangi Osteoarthritis

Osteoarthritis merupakan sebuah kondisi yang menyebabkan sendi menjadi kaku, nyeri,  dan kehilangan fleksibilitas. Kunyit diteliti dapat mengurangi gejala yang dirasakan oeh penderita osteoarthritis sebanding dengan obat ibuprofen. Jika ingin mencoba mengurangi osteoarthritis, konsumsilah ekstrak kunyit  dengan dosis 500 mg dalam dua kali sehari.

2.Mengatasi kulit gatal dan ruam kulit

Berbagai penyakit kulit, seperti kulit gatal da ruam kulit pasti sangat mengganggu, cara mengatasi salah satunya adalah dengan menggunakan kunyit. Pernyataan tersebut didukung oleh penelitian, yang menyatakan penyakit kulit dapat diatasi dengan kunyit karena mengandung kurkumin dan ekstrak lada hitam atau cabe jamu (long pepper).

  1. Mengatasi Masalah Menstruasi.

Kunyit juga diklaim dapat mengatasi rasa sakit akibat menstruasi. Hal itu didukung oleh penelitian yang menyatakan bahwa mengonsumsi suplemen kunyit bisa meringankan rasa sakit saat mens.

  1. Mengatasi Dispepsia (Maag)

Berdasarkan penelitian, dengan mengonsumsi kunyit bisa membantu mengurangi gejala perut kembung pada penderita maag.

  1. Mengurangi Pertumbuhan Sel Kanker

Menurut beberapa penelitian, kunyit  dapat mengurangi pertumbuhan pembuluh darah baru pada tumor, kanker, serta ikut andil dalam mematikan sel kanker.

  1. Menjaga kesehatan kulit

Kunyit bermanfaat untuk menjaga kesehatan kulit karena mengandung mengandung antioksidan. Antioksidan pada kunyit ini dapat membantu proses regenerasi kulit, mengurangi pembentukan noda hitam, jerawat dan berbagai masalah kulit lainnya.

  1. Menjaga kesehatan jantung

Sebuah penelitian mengatakan bahwa ekstrak kunyit, mengandung antioksidan dan antiinflamasi. Kedua hal ini yang dapat membantu dalam mencegah serangan jantung.

  1. Menjaga kesehatan sistem saraf

Manfaat kunyit bagi kesehatan system syaraf yaitu melalui  peningkatan kadar BDNF  saat mengkonsumsi kunyit. Brain-Derived Neurotrophic Factor (BDNF) adalah salah satu hormon yang turut andil dalam proses pembentukan koneksi-koneksi baru di otak. Meningkatnya BDNF,  dapat mencegah penyakit di otak dan berefek dalam meningkatkan kemampuan memori.

  1. Mengurangi mual

Kunyit mengandung phytochemical yang berfungsi untuk menghadirkan antioksidan di tubuh. Antioksidan ini mampu memerangi racun yang ada ditubuh yang berdampak pada penurunan rasa mual karena infeksi.

Berbagai manfaat dari kunyit di atas, karena kunyit memiliki berabagi kandungan zat-zat yang baik bagi tubuh, seperti:

  • Arabinosa, pati, tannin,fruktosa, glukosa, dan dammar.
  • Mineral (magnesium besi, natrium, kalium, aluminiu, timbal, seng, kobalt, mangan, kalsium, dan bismuth).
  • Zat warna kurkumin
  • Minyak atsiri 2-5% (seskuiterpen, seskuifellandren, zingiberin, kurlon kurkumol, atlanton, bisabolen, fenilpropana turmeron, aril kurkumen, humulen).

Nah itu di atas adalah pembahasan mengenai kunir atau kunyit dan manfaatnya. Semoga dapat member referensi Anda terkait kunir, akhir kata semoga artikel ini bermanfaat. Sekian

Operasi Wasir dan Resiko Pasca Operasi

Bagi penderita wasir, tahap operasi biasanya akan disarankan apabila pengobatan dan penanganan lain untuk penyembuhan wasir tidak berhasil. Intinya, operasi dapat dilakukan saat wasir sudah tidak cocok dan tidak mampu disembuhkan dengan jalan non operasi. Dan berikut adalah beberapa jenis operasi pada wasir yang saat ini diterapkan:
Operasi Wasir dan Resiko Pasca Operasi
1. Hemoroidektomi

Hemoroidektomi merupakan operasi pengangkatan hemoroid yang dilakukan dengan pemberian obat bius agar tidak menimbulkan rasa sakit saat pengangkatan wasir. Pembedahan akan dilakukan pada area pembuluh darah sekitar wasir.
Artikel lainnya: obat sipilis ampuh
Saat pembuluh darah membengkak, maka akan dilakukan pengikatan agar tidak terus membengkak. Setelah itu wasir dapat diangkat. Setelah dilakukan pengangkatan mak,a akan dirasakan rasa sakit dan nyeri selama berminggu-minggu. Namun, hal ini dapat diatasi dengan pemberian obat pereda rasa nyeri dan konsultasi rutin kepada dokter.

2. Stapled Hemorhoidopexy

Operasi ini dikenal dengan istilah stapling yakni untuk penanganan wasir yang menggantung di luar anus. Prosedur ini memiliki resiko komplikasi yang tinggi. Langkahnya yaitu saat operasi bagian anorektum (ujung dari usus besar) dijepit atau di staple kemudian wasir yang menggantung di luar anus akan menjadi lebih kecil karena pasokan darah ke wasir akan berkurang.

Waktu untuk pemulihan pada operasi ini membutuhkan waktu lebih cepat daripada hemoroidektomi yakni sekitar 7 hari setelah operasi. Setelah dilakukan operasi, biasanya akan menimbulkan sedikit komplikasi seperti munculnya fistula pada bagian vagina. Fistula merupakan saluran penghubung antara vagina dengan lubang anus. Selain itu, dapat menimbulkan perforasi atau biasa disebut lubang pada rektum.

Resiko – Resiko yang Dapat Terjadi Pasca Operasi Wasir :

1. Kehilangan control saat buang air besar.

2. Retensi urine. Terjadi kesulitan saat mengosongkan kandung kemih.

3. Terjadi pendarahan atau penggumpalan darah saat buang air besar. Biasanya muncul setelah 7 hari setelah operasi.

4. Infeksi munculnya abses atau tumpukan nanah. Biasanya akan diberikan antibiotik untuk mengatasi infeksi tersebut.

5. Stenosis atau penyempitan lubang anus. Saat wasir berada pada lingkaran lubang anus maka akan menyebabkan resiko tertinggi terjadinya stenosis.
Artikel lainnya: obat wasir
Demikianlah hal-hal yang berkaitan dengan operasi wasir dan resiko pasca operasinya. Semoga dapat membantu anda.