Mengenal Wisata Budaya & Makanan Khas Buton

Mengenal Wisata Budaya & Makanan Khas Buton – Buton secara administratif dikenal dengan nama Kabupaten buton yang terletak di Sulawesi Tenggara. Berawal dari kesultanan Buton dengan ibukota Baubau. Selain terkenal dengan hasil tambang aspalnya, Buton juga terkenal dengan keindahan alamnya yang luar biasa. Keunikan makanan khas serta aneka ragam budaya menjadi daya tarik dari Buton. Berikut beberapa daya tarik makanan khas Buton yang unik dan budaya dari buton.

Mengenal Wisata Budaya & Makanan Khas Buton

Pedole dole
Pedole dole merupakan salah satu budaya tua yang masih dipertahankan yang ada di wilayah Keca- matan Pasarwajo, Kabupaten Buton. Tradisi ini adalah pemberian imunisasi tradisional untuk ratusan orang minimal dengan estimasi umur dari 3 bulan hingga 5 tahun. Pedole dole ini merupakan ritual yang dimulai dengan pemberian dupa kepada peserta imunisasi ini, kemudian dibacakan doa oleh Bhisa atau dukun. Masing-masing balita akan digendong kemudian diberi asap kemenyan sambil didoakan. Selanjutnya anak tersebut ditengkurapkan di atas daun pisang kemudian diberi minyak yang dicipratkan dengan dedaunan. Beberapa anak disuapi makanan agar merasa lebih nyaman.

Resepsi Posuo
Ritual Posuo ini merupakan ritual untuk mendapatkan jodoh bagi masayrakat Sulawesi selatan. Ritual ini dimulai dengan dipingitnya gadis gadis di Sulawesi selatan yang telah mengalami haid pertama. Perempuan yang telah dipingit tersebut di”asing”kan di dalam rumah selama 4 hari. Di dalam pengasingan tersebut, gadis tersebut diberikan nasehat dan wejangan dari para tetua. Setelah pengasingan tersebut, maka perempuan perempuan itu kemudian keluar menuju rumah adat Baruga di Pasarwago. Kemudian, di tempat tersebut dilakukan upacara pelepasan oleh para tetua. Setelah itu, mereka berdandan dengan menggunakan baju adat atau merias diri setelah itu mereka siap untuk dilamar.

Pakande Kandea
Pakande Kandea adalah salah satu tradisi untuk makan bersama makanan khas wilayah Buton dengan jumlah orang yang cukup banyak, yaitu sekitar 2000 orang. Berbagai makanan disusun di atas 2.000 talang yang disusun berjejer di atas alas. Isinya terdiri dari nasi, lauk pauk dan aneka kue. Hasil laut seperti ikan dan lobster pun tampak di beberapa wadah besar yang mirip seperti loyang besar. Setiap talang tersebut selalu dijaga oleh 1 atau 2 wanita Buton yang mengenakan baju adat dan berdandan cantik. Mereka adalah beberapa ibu-ibu dan anak gadis yang memang sudah dipilih untuk menjaga talang. Semuanya duduk di depan talang dan turis serta warga Buton akan duduk berhadapan dengan wanita tersebut.

Makanan & Minuman Khas Buton

Saraba
Saraba adalah salah satu minuman khas dari kam- pung bugis, makassar, Sulawesi Tenggara cukup dikenal di masyarakat. Sepintas Saraba mirip dengan STMJ, akan tetapi dengan penambahan rempah rempah lainnya sehingga menjadi minuman yang memberikan rasa hangat bagi tubuh. Biasanya, penyajian untuk minuman hangat saraba ini dinikmati dengan beberapa sajian gorengan, seperti pisang goreng, dan pisang epe.

Parende
Parende merupakan salah satu ,makanan khas yang wajib docoba ketika berwisata, hal ini dikarenakan bahan bahan yang digunakan berbeda dengan bahan bahan olahan ikan biasa. Jika memesan Parende pengunjung dipersilahkan memilih sendiri ikannya lalu dibakar dengan arang dan disajikan dengan sambal kacang lengkap dengan nasi. Ada pula pilihan sambal yang lebih pedas yang telah disediakan di atas meja pengunjung.

Sup Konro
Sup ini ciri khasnya dibuat dengan bahan dasar iga sapi atau daging sapi. Masakan berkuah dengan warna coklat kehitaman ini biasa disantap dengan ketupat kecil yang telah dipotong-potong. Warna gelap pada kuah berasal dari buah kluwek yang memiliki warna hitam. Konro aslinya dimasak berkuah dalam bentuk sup yang menggunakan banyak rempah-rempah, namun tetapi kini sudah divariasi kering yang dikenal dengan “Konro bakar” yaitu iga sapi bakar dengan bumbu khas konro.

Kacang Mete
Kacang mete Sulawesi tenggara merupakan salah satu kacang yang memiliki ciri khas tersendiri di dalam rasanya. Di Buton sendiri banyak sekali varian rasa dari kacang mete dari yang manis hingga yang asin. Dan sangat mudah untuk didapatkan di Bau-Bau karena hampir sepanjang satu jalan di kota tersebut ada yang berjualan kaca mete karena itu tidaklah sulit untuk mendapat kacang mete di sana.

Artikel wisata lainya bisa anda baca di blog wisata alam terbaik

Leave a Reply

Your email address will not be published.