Memenuhi Kebutuhan Gizi Si Batita

generasimaju.com – Usia 1—3 tahun yang termasuk dalam periode golden years merupakan masa pesat pertumbuhan, pembentukan, dan penyempurnaan fsik. Di antaranya, yaitu fungsi otak. Agar proses penting itu berjalan dengan sebaikbaiknya, ada dua yang dibutuhkan anak, yaitu nutrisi dan stimulasi. Tanggaplah terhadap kebutuhan anak. Berikan respons yang pas: tidak abai, tapi juga tidak berlebihan. Stimulasi pada seluruh kemampuan indra sama pentingnya dengan komunikasi yang hangat. Selain itu, cukupi kebutuhan nutrisinya. Kecukupan nutrisi ini bisa dilihat dari grafk pertambahan berat badan dan tinggi badan anak.

MENU SEIMBANG

Sama seperti tahapan usia sebelumnya, gizi yang dibutuhkan di usia batita, mencakup karbohidrat, protein, vitamin dan mineral. Berikut uraian selengkapnya:

  • Karbohidrat / Kalori (sumber energi) Karbohidrat bisa didapat dari nasi (dan hasil olahan beras seperti bihun atau kwetiaw), dari jagung, dari umbi-umbian (kentang, singkong, ubi jalar) serta sesekali dari bahan makanan berbasis gandum (mi, roti, dan aneka pasta contohnya spageti. Karbohidrat adalah zat gizi makro sumber energi utama bagi tubuh.
  • Protein Protein bisa didapat dari ikan, ayam dan sapi. Ikan adalah pilihan terbaik lauk hewani bagi batita karena teksturnya yang lembut. Ikan merupakan sumber protein baik karena mengandung lemak sehat omega-3. Pengolahannya lebih baik dengan cara direbus, ditim atau dikukus. Disarankan pula untuk memilih ikan kakap merah, ikan bawal, ikan ekor kuning, ikan tenggiri, ikan tuna, ikan gindara dan ikan salmon yang banyak mengandung lemak sehat. Daging ayam juga merupakan sumber protein baik bagi si kecil.

Biasakan membuang kulit ayam dalam pengolahannya. Pilih bagian yang kurang berlemak. Pilihan lain adalah daging sapi, karena kaya zat besi dan mineral. Tetapi daging sapi sebaiknya dikonsumsi anak batita yang sudah memiliki gigi lengkap dan terampil makan. Jika belum, pilihlah menu olahan daging giling. Variasikan sumber protein ini secara bergiliran, misalnya daging giling ayam, lalu minggu depan daging sapi giling, begitu seterusnya.

Mama disarankan lebih banyak menyajikan menu ikan, agar ke depannya anak memiliki pilihan yang lebih sehat (ikan adalah sumber lemak dan protein hewani yang disarankan bagi semua tahapan usia, dari balita sampai manula). Telur adalah sumber protein yang juga disukai anak batita. Kelebihan telur memiliki biovabilitas (kemampuan untuk dicerna dan zat gizinya diserap tubuh) sangat tinggi, mendekati 100%.

Weating

Leave a Reply

Your email address will not be published.