Harga Telur Mahal, Kasihan Masyarakat Miskin

harga.info – Pedagang telur di pasar yang tergabung dengan Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) membetulkan kalau harga telur sudah naik. Hal semacam ini tampak dari penyuplai harga telur yang memanglah telah tinggi.

 

Harga Telur Mahal, Kasihan Masyarakat Miskin
Harga Telur Mahal, Kasihan Masyarakat Miskin

Akhirnya juga harga jual pada telur jadi tinggi, dimana saat ini telah jadi Rp27. 000 per kg (kg). Menurut info yang di bisa kenaikan harga berlangsung karna stock terlur yang ada sedikit. Ini adalah akibatnya karena ayam di peternakan yang terserang virus.

Mendekati hari raya Natal serta Th. baru ini memanglah harga komoditas mulai jalan naik. Terlebih dulu juga Menteri Perdagangan (Mendag) mengakui ketidak takutannya dengan kenaikan harga telur yang berlangsung sekian waktu ini, menurut dia lonjakan harga yang ada tidak demikian mencolok.

Kurang lebih bagaimana pendapat orang-orang dengan kenaikan harga telur yang sering berlangsung tiap-tiap tahunnya? Tersebut Kata Mereka :

1. Triesnanti, Karyawan Swasta

Bila mendekati hari raya tentu ada saja kenaikan, terlebih bahan pokok. Bila saat ini berita mengenai telur, kita semuanya tentu tahu kalau telur mempunyai banyak protein serta gizi yang tinggi. Bila hingga ikut-ikutan naik juga, apa tidak kasihan dengan orang-orang yang kurang dapat?

Belum juga pasti juga mereka dapat rasakan hangatnya berlibur dengan keluarga, untuk makan saja terkadang juga telah sulit. Diluar itu juga UMR tidak alami kenaikan, balik sekali lagi ke hal yang barusan, bagaimana dengan nasib orang-orang kurang dapat? Walau sebenarnya telur kan makanan yang paling mudah di cari, lezat serta bergizi tinggi.

2. Nurimah Kurniasih, Mahasiswa

Jika harga telur selalu naik sayang banget sich. Soalnya telur termasuk makanan yang umum serta kebanyakan orang juga dapat membelinya. Diluar itu juga kan telur mempunyai protein yang tinggi juga, jadi sayang saja.

Untuk sebagian orang mungkin saja cuma telur yang dapat mereka beli untuk jadi makanan keseharian serta mungkin saja saja jadi hanya satu sumber protein yang dapat mereka peroleh. Bila harga telur jadi naik mereka juga yang kasihan.

Juga akan jadi lebih susah untuk beli makanan yang beda, terlebih hamper tiap-tiap makanan pasti juga ada kombinasi dari telur tersebut. Diluar itu, nutrisi mereka juga dapat jadi kurang terpenuhi. Pastinya kita menginginkan negara kita diisi orang yang cerdas serta mempunyai kekuatan daya tangkap tinggi.

Untuk ke pedagang sendiri karna dari penyuplai saja harga telah mahal tentu mereka juga rasakan kerugian, tentu beberapa konsumen juga akan berpindah yang umumnya dapat beli telur, pada akhirnya mereka juga akan mencari makanan yang lebih murah, pada akhirnya juga penjualan mereka yang turun.

3. Ida, Pegawai Swasta

Tiap-tiap th. kan memanglah harga bahan pokok sukai naik, terlebih mendekati berlibur Natal serta Th. Baru ini. Bila saat ini kabarnya mengenai harga telur yang mendadak naik kasian juga untuk beberapa pedagang makanan yang bertaraf kecil. Warung-warung kecil juga pasti terasa dirugikan karna dari harga penyuplai saja telah mahal.

Mereka dapat saja alami kerugian seperti telurnya jadi busuk karna sangat lama disimpan serta tidak sering ada konsumen, karna harga nya saja dirumah aku telah mencapi Rp27. 000 per kg. Tentunya beberapa orang akan berpindah mencari lauk yang lebih murah. Bila dipikir-pikir juga kan telur mempunyai gizi yang tinggi, warga yang kurang dapat juga dapat memperoleh protein serta gizi juga dari telur yang gampang diperoleh itu.

Menurut aku sich, pemerintah mesti lebih memerhatikan sekali lagi beberapa peternak ayam serta telur, beri tips yang pasti masalah bagaimana menjaga ayam dengan baik, jangan pernah terserang virus, serta sediakan vaksin-vaksin dengan teratur untuk ayam-ayam itu supaya kwalitas juga tetaplah bagus.

4. Ade Anju, Yang memiliki Warteg

Menurut aku, warung tegal yang aku buka ini kan di dekat universitas, automatis yang banyak beli yaitu mahasiswa. Umumnya juga mahasiswa mencari makanannya yang murah serta miliki protein tinggi.

Tapi bila harga telur naik, mustahil harga jualnya sama dengan lauk beda misalnya ikan. Harga jual lauk telur di warung aku sendiri itu Rp3. 000, harga ikan Rp5. 000. Tidak mungkin aku jual telur seharga Rp4. 000 yang cuma berlainan sedikit dengan harga ikan? Ini tentunya merugikan.

Weating

Leave a Reply

Your email address will not be published.