Preview Liga 1: Semen Padang vs Barito Putra

Semen Padang berada dalam tanda ‘bahaya’. Sebagai tim papan atas yang selalu berada di level atas ketika berkompetisi di turnamen tidak resmi PSSI, Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016, performa yang ditunjukan tim Kabau Sirah sangat jauh dari nama besarnya. Hingga pekan ke-25 liga 1, Semen Padang masih belum bisa beranjak dari papan bawah klasemen.

Dari laporan situs resmi Liga 1, liga-Indonesia, Semen Padang baru menyatukan 28 point dari 25 kompetisi. Jumlah ini sama persis dengan yang dipunyai tim sejawat satu pulau Sumatera, Sriwijaya FC. Dengan pencapaian itu, SPFC tertahan diperingkat 14 klassemen serta cuma unggul 6 point dari Perseru Serui yang ada di tempat teratas zone degradasi. Tersebut mengapa dimaksud SPFC ada dalam ancaman.

Pasalnya bila mereka tidak dapat menaikkan pencapaian point sekali lagi di sisa 9 kompetisi liga 1 2017, mungkin saja SPFC juga akan terlempar bermain di Liga 1, kasta ke-2 Divisi Paling utama PSSI pada musim pertandingan th. 2018. Kesempatan itu terbuka bila lihat catatan kompetisi mereka sampai kini.

Tujuh pertandingan paling akhir, Semen Padang FC cuma mencapai 3 point saja. Berarti hasil terbesar yang diraih yaitu main imbang di tiga kompetisi, serta empat pertandingan yang lain selesai dengan kekalahan. Bahkan juga bermain dikandang sendiri saja, Semen Padang yang di kenal kuat mesti menyerah kalah dari Bali United (score 1-3) serta Bhayangkara FC (score 1-2).

Rubuhnya pertahanannya SPFC di partai ‘home’ baru saja ini pasti juga akan buka kesempatan club beda makin yakin diri untuk berebut point didalamnya.

Disisi beda, Barito Putera mempunyai catatan yang tambah baik dari tim asal Sumatera itu. Laskar Antasari yang kecewa berat karna jadi tim ke-2 yang kalah dari tim terlemah liga 1, Gresik United pada score 2-1, masih tetap cukup mumpuni memasukkan 8 point penambahan dari tujuh kompetisi paling akhir ke kas klassemen sesaat mereka di liga 1.

Tidak heran meskipun tertatih-tatih, tim garapan Jacksen F Tiago itu masih tetap tempati papan tengah klassemen. Persisnya mereka menempati posisi 8 dengan keseluruhan 35 point dari 25 kompetisi yang telah usai. Bila menginginkan melindungi harapan buka kesempatan naik sekali lagi ke level lebih tinggi, Barito mesti berusaha untuk menang dari Semen Padang.

Pasalnya selisih point dengan tim satu tangga diatasnya, Arema FC telah berjarak 5 point. Berarti bila tidak selekasnya mendulang point penambahan, Barito juga akan semakin ketinggalan serta mungkin buka kesempatan mereka terlempar dari 10 besar klassemen.

Jangan Lupa: Streaming Trans 7

Semen Padang vs Barito Putera Berita Tim

Manajemen Semen Padang FC turun tangan turut mencari jalan keluar bagaimana mengamankan point disisa 9 pertandingan paling akhir liga 1. Jejeran hasil butuk yang menimpa Kabau Sirah jadi perhatian serius terlebih mereka hingga kalah 2 x berturut di partai kandang baru saja ini.

“Yang tentu ini jadi catatan serius untuk hadapi sembilan pertandingan ke depan. Manajemen lewat manajer selalu berdiskusi dengan tim pelatih mencari jalan keluar paling baik. Diluar itu Manajer juga diskusi dengan pemain berkaitan langkah ke depan, ” katan CEO PT Kabau Sirah Semen Padang (KSSP), Iskandar Z Lubis.

Berita paling akhir yang kami terima, Manajemen PT Kabau Sirah Semen Padang FC menunjuk satu diantara bekas pemain paling baik Indonesia masa th. 70-an H. Suhatman Imam, jadi penasihat tim Semen Padang FC yang juga akan mengikuti tim pelatih.

“Penunjukan Suhatman mempunyai tujuan untuk mengikuti tim pelatih dalam hadapi kelanjutan Liga 1 Indonesia. Tempat itu juga akan berbentuk menempel dalam mengikuti tim Kabau Sirah yang akan datang, ” kata Iskandar, Sabtu (23/9/2017).

Suhatman sendiri yaitu salah bekas satu atlet serta pelatih sepak bola di Indonesia. Ia dikatakan sebagai guru dari coach Nil Maizar yang sempat jadi asistennya. Suhatman pernah diakui jadi kapten timnas Indonesia Senior pada kejuaraan Asia th. 1977 di Bangkok.

Weating

Leave a Reply

Your email address will not be published.